Voucher Promo & Diskon
Manajemen kupon promosi komersial, konfigurasi diskon pemotongan faktur tagihan, pengaturan batasan kuota pemakaian global dan per perusahaan, serta perumusan aturan syarat klaim otomatis saat checkout pelanggan di Web App Fingerspot.
1. Konsep & Mekanisme Diskon
Modul Voucher Promosi dirancang sebagai instrumen pemasaran komersial yang memungkinkan tim operasional memberikan insentif pemotongan nilai tagihan kepada pelanggan. Saat pelanggan menyelesaikan pesanan atau memperpanjang paket di portal pelanggan (Web App), voucher bertindak sebagai kupon pemotong langsung atas subtotal faktur sebelum pajak dihitung.
Presisi Finansial & Kalkulasi Subtotal
Presisi Finansial
Potongan diskon diaplikasikan langsung pada subtotal faktur belanja sebelum perhitungan pajak, menjamin transparansi finansial dan kepatuhan faktur komersial.
- Diskon memotong nilai dasar tagihan sehingga beban pajak pertambahan nilai dihitung dari sisa tagihan bersih.
- Sistem mendukung mode fleksibel: persentase belanja proporsional atau potongan tunai rupiah tetap.
- Nilai diskon maksimal terlindungi oleh batas plafon rupiah pada skema promosi persentase.
Pengamanan Anggaran & Kuota Bertingkat
Kontrol Risiko
Mencegah pembengkakan biaya promosi melalui pembatasan kuota multi-lapis di tingkat sistem maupun entitas pelanggan individual.
- Batas Kuota Penggunaan global mengunci total klaim agar tidak melampaui alokasi dana kampanye.
- Batas Kuota Per Perusahaan mencegah manipulasi klaim berulang kali oleh satu akun organisasi yang sama.
- Dukungan opsi kuota Tidak Terbatas (Unlimited) untuk program kampanye jangka panjang yang bersifat terbuka.
Kriteria Kelayakan Berbasis Aturan
Aturan Fleksibel
Menyasar target promosi dengan presisi tinggi melalui kombinasi 5 parameter syarat transaksi otomatis tanpa perlu verifikasi staf manual.
- Penyaringan pelanggan baru secara otomatis untuk memaksimalkan efisiensi biaya akuisisi pengguna.
- Pemberlakuan ambang minimal belanja dan minimal durasi komitmen langganan untuk menjaga profitabilitas.
- Pembatasan pada item katalog dan klasifikasi transaksi faktur (baru, perpanjangan, atau peningkatan).
Dua Skema Diskon & Batasan Scope Keuntungan
Mekanisme Kalkulasi Faktur
Sistem pembayaran mendukung dua skema kalkulasi nilai potongan yang dapat disesuaikan dengan tujuan kampanye promosi perusahaan:
- Diskon Persentase (%) dengan Plafon Maksimal Potongan Proporsional Berjenjang
Memotong nilai tagihan secara persentase dari subtotal faktur. Dilengkapi kolom Maks. Diskon (IDR) sebagai batas atas pemotongan guna mencegah potongan melebihi anggaran promosi pada faktur bernilai tinggi.
- Diskon Nominal Flat (Rupiah) Potongan Tunai Langsung
Memotong nilai tunai tetap langsung dari subtotal faktur (misalnya potongan Rp 50.000). Nilai potongan bersifat mutlak selama memenuhi ambang minimal pembelian faktur yang telah ditentukan.
Catatan Scope Benefit (Tipe Keuntungan): Pada antarmuka pembuatan voucher terdapat pilihan Voucher Item (hadiah item katalog berupa paket layanan, kuota add-on, atau paket bundling). Sebagaimana kesepakatan teknis, opsi Reward Item dilewati (skipped) karena fungsi tersebut belum diimplementasikan pada mesin backend pembayaran. Fokus operasional sistem saat ini sepenuhnya berada pada varian Voucher Diskon.
:::caution Invarian Operasional: Proteksi Nilai Faktur & Batas Penggabungan Kupon 1. Diskon Tidak Boleh Melebihi Subtotal: Total pemotongan diskon dari voucher tidak dapat melebihi nilai subtotal faktur tagihan belanja pelanggan. Nilai tagihan bersih minimal setelah seluruh diskon diterapkan adalah Rp 0 (gratis).
2. Pengendalian Voucher Bertumpuk (Stackable): Secara bawaan sistem menolak kombinasi beberapa kupon diskon dalam satu transaksi yang sama. Opsi penggabungan hanya aktif jika opsi Bisa digabung dengan voucher lain diaktifkan pada masing-masing voucher terkait.
3. Kode Kupon Manual vs Terapkan Otomatis: Voucher dengan pengaturan Terapkan Otomatis tidak memerlukan kode kupon saat checkout. Sistem akan mengaplikasikannya otomatis jika pelanggan memenuhi seluruh syarat belanja. Sebaliknya, voucher manual membutuhkan kode unik yang sah. :::
2. Logika Validasi Klaim
Setiap kali pelanggan memasukkan kode promosi atau sistem mengevaluasi voucher otomatis pada halaman checkout Web App, mesin validasi pembayaran menjalankan rangkaian pengujian berlapis secara sekuensial. Jika satu tahap evaluasi gagal, transaksi klaim langsung dibatalkan dengan menampilkan pesan penjelasan yang jelas kepada pelanggan.
Diagram Alur Logika Validasi Klaim Voucher
Alur sekuensial verifikasi keaktifan tanggal, ketersediaan kuota global dan perusahaan, kepatuhan syarat belanja, hingga kalkulasi pemotongan faktur.
Rincian 5 Tahap Evaluasi Validasi Klaim Checkout
Berikut adalah urutan pemeriksaan sistematis yang dilakukan oleh sistem penagihan sebelum nilai potongan diskon disahkan:
:::info Tahap 1: Verifikasi Status Aktif & Jendela Periode Tanggal Pengecekan Siklus Hidup Kupon
Sistem memeriksa apakah switch Status Voucher bernilai aktif dan waktu transaksi saat ini berada di antara Tanggal Mulai serta Tanggal Selesai. Jika tanggal sudah lewat atau opsi belum dimulai, sistem menolak voucher dengan status kedaluwarsa. Jika opsi Berlaku Selamanya aktif, pemeriksaan tanggal akhir dilewati.
:::
:::info Tahap 2: Pengecekan Ketersediaan Kuota Global & Kuota Per Perusahaan Perlindungan Alokasi Anggaran Promosi
Sistem memeriksa apakah akumulasi penggunaan voucher belum menyentuh Batas Kuota Penggunaan sistem (kecuali jika disetel Unlimited). Selanjutnya, sistem menghitung riwayat transaksi entitas perusahaan pelanggan yang sedang login untuk memastikan belum melampaui Batas Penggunaan Per Perusahaan.
:::
:::info Tahap 3: Uji Kepatuhan Parameter Aturan & Syarat Transaksi Validasi Kriteria Pelanggan & Keranjang Belanja
Seluruh aturan syarat yang dikonfigurasikan pada bagian aturan berlaku diuji secara bersamaan:
- Hanya Perusahaan Baru: Menolak klaim jika akun perusahaan sudah memiliki riwayat langganan sebelumnya.
- Minimal Pembelian: Memastikan subtotal belanja faktur sama dengan atau melebihi batas minimum rupiah.
- Minimal Durasi Langganan: Memastikan durasi bulan paket yang dipilih memenuhi durasi minimal.
- Kesesuaian Item: Memastikan keranjang checkout memuat produk, add-on, atau paket bundling yang ditentukan.
- Kesesuaian Tipe Invoice: Memastikan jenis faktur (Baru, Perpanjangan, Peningkatan) sesuai konfigurasi.
:::
:::info Tahap 4: Kalkulasi Nilai Potongan Diskon Penetapan Besaran Pengurang Subtotal
Setelah seluruh kriteria terpenuhi, sistem mengkalkulasi nilai potongan:
- Skema Persentase: Nilai potongan dihitung sebesar
(Subtotal × Persentase) / 100. Jika hasil perhitungan lebih besar dari Maks. Diskon (IDR), maka potongan dipatok sebesar nilai batas plafon tersebut. - Skema Nominal Flat: Nilai potongan langsung sebesar nilai nominal rupiah yang ditentukan.
:::
:::info Tahap 5: Pengurangan Faktur & Penguncian Kuota Reservasi Finalisasi Rincian Checkout & Proteksi Kuota
Nilai potongan diskon disematkan pada baris faktur transaksi sebagai kredit pemotong subtotal. Kuota voucher direservasi secara sementara selama jendela waktu pembayaran faktur aktif, dan akan tercatat permanen saat pembayaran faktur dinyatakan lunas.
:::
3. Daftar & Status Voucher (/internal/vouchers)
Halaman katalog voucher menampilkan inventaris seluruh program promosi yang terdaftar di dalam sistem penagihan. Administrator operasional dapat memantau kode voucher aktif, cakupan level transaksi, model diskon yang digunakan, status keaktifan, hingga tanggal awal berlaku program promosi.
Tampilan 01: Tabel Katalog Voucher Promosi

Daftar inventaris voucher promosi komersial aktif lengkap dengan Nama Promo, Kode Kupon, Cakupan Faktur, Tipe Diskon, Lencana Status Keaktifan, dan Tanggal Mulai Berlaku.
Fokus Perhatian:
- Nama Voucher Promosi: Identitas resmi kampanye diskon (misalnya: "Voucher 20%", "Voucher 50K", "Pembelian 1 Juta", "Test Diskon", "Lebaran").
- Kode Voucher Alfanumerik: Kode kupon yang dipakai pelanggan di halaman checkout (misal: "VOUCHER20", "VOUCHERFLAT", "LEBARANV2026"). Menampilkan tanda strip (—) apabila voucher disetel Terapkan Otomatis.
- Cakupan Faktur (Invoice): Menegaskan bahwa pemotongan diskon diterapkan langsung pada level subtotal faktur tagihan belanja pelanggan.
- Tipe Diskon Transaksi: Klasifikasi metode diskon yang diterapkan berupa "Persentase (%)" atau "Rupiah (Rp)".
- Lencana Status Operasional: Indikator visual keaktifan program promosi dengan lencana hijau (Aktif) atau abu-abu (Tidak Aktif).
- Tanggal Mulai Berlaku: Menunjukkan tanggal awal saat kupon pertama kali dibuka untuk diklaim pelanggan (misal: 6/1/2026, 5/1/2026).
- Tombol Aksi "+ Tambah Voucher": Tombol utama di pojok kanan atas untuk membuka antarmuka formulir pembuatan voucher promosi baru.
Karakteristik & Perilaku Kolom Tabel Katalog
Setiap baris data pada tabel katalog menyajikan informasi operasional terpadu yang membantu staf mengelola program promosi:
- Pembedaan Kode Kupon vs Kupon Otomatis
Jika kolom Kode menampilkan tanda strip panjang (—), voucher tersebut merupakan voucher otomatis yang disematkan sistem tanpa mengharuskan pelanggan menghafal atau mengetik kode manual.
- Cakupan Level Faktur (Invoice)
Seluruh voucher memotong nilai pada cakupan Invoice, memastikan potongan diperhitungkan terhadap seluruh item sah yang memenuhi syarat dalam keranjang belanja tagihan pelanggan.
- Paginasi Server & Navigasi Cepat
Tabel dilengkapi kontrol paginasi di sudut kanan bawah dengan pilihan tampilan baris fleksibel (misalnya 25 baris per halaman) untuk memudahkan penelusuran riwayat kupon promosi berkala.
4. Formulir Pembuatan Voucher (/internal/vouchers/create)
Formulir pembuatan voucher menyediakan kendali menyeluruh dalam menyusun parameter promosi. Antarmuka formulir dirancang secara terpadu dalam satu halaman vertikal, mencakup identitas voucher, model kalkulasi diskon, pembatasan kuota dan masa berlaku, hingga aktivasi otomatisasi checkout.
Tampilan 02: Formulir Pembuatan & Konfigurasi Voucher Promosi

Antarmuka input formulir pendaftaran kupon promosi baru, pemilihan tipe keuntungan diskon, pengaturan nilai potongan persentase atau flat, kuota klaim, masa berlaku, dan sakelar status operasional.
Fokus Perhatian:
- Tautan Navigasi Cepat: Tautan "Kembali ke Katalog Voucher" di sudut atas untuk kembali ke tabel daftar tanpa menyimpan perubahan.
- Kartu Radio Tipe Keuntungan: Memilih "Voucher Diskon" sebagai benefit utama (opsi Voucher Item dilewati/belum aktif di backend).
- Pilihan Dinamis Tipe Diskon: Radio button "Persentase (%)" atau "Rupiah (Rp)" yang menyesuaikan kolom isian potongan di bawahnya.
- Pengaman Batas Kuota: Dukungan kolom numerik kuota total sistem serta kotak centang "Unlimited" untuk kupon tanpa batasan kuota.
- Proteksi Kuota Per Pelanggan: Kolom pembatas frekuensi klaim per akun perusahaan guna mencegah penimbunan diskon oleh satu pihak.
- Fleksibilitas Masa Berlaku: Pemilih tanggal mulai dan selesai berlaku, serta kotak centang "Centang jika voucher berlaku selamanya".
- Trio Sakelar Operasional: Tiga switch toggle untuk "Terapkan Otomatis", "Bisa digabung dengan voucher lain", dan "Status" keaktifan.
Panduan Kolom Formulir Pembuatan Voucher Promosi
| Nama Kolom / Input | Tipe Data | Status | Panduan Pengisian & Ketentuan |
|---|---|---|---|
| Nama Voucher | Teks (Nama Promosi Internal) | Wajib | Nama program promosi atau identitas kampanye komersial untuk keperluan administrasi internal (misalnya: "Diskon Pelanggan Baru 20%", "Promo Lebaran Hemat 50K", atau "Potongan Tahunan Spesial"). Nama ini memudahkan staf operasional mengidentifikasi target program pada tabel katalog voucher. Tip: Gunakan penamaan yang deskriptif mencakup besaran potongan dan target program promosi agar mudah dibedakan dengan kupon lainnya. |
| Kode Voucher | Teks Alfanumerik Unik (Kode Checkout) | Wajib | Kode pengenal unik kupon yang diketikkan pelanggan pada kolom voucher saat melakukan proses checkout faktur tagihan di portal pelanggan Web App (misalnya: "VOUCHER20", "LEBARAN2026", atau "HEMAT50K"). Wajib bersifat unik secara global di seluruh sistem. Tip: Gunakan kombinasi huruf kapital dan angka tanpa spasi (hindari simbol khusus) agar mudah dibaca dan diketik oleh pelanggan di perangkat seluler. |
| Tipe Keuntungan (Tipe Voucher) | Pilihan Radio Card | Wajib | Bentuk keuntungan promosi yang diberikan kepada pelanggan: "Voucher Diskon" (pemotongan nilai tagihan berupa persentase atau nominal rupiah) atau "Voucher Item" (pemberian item gratis seperti paket layanan, kuota add-on, atau paket bundling). Saat ini sistem secara operasional difokuskan penuh pada Voucher Diskon, karena opsi Voucher Item dilewati (belum diimplementasikan di backend). Tip: Pilih opsi "Voucher Diskon". Pilihan "Voucher Item" saat ini belum aktif pada pemrosesan faktur di sistem. |
| Tipe Diskon | Pilihan Radio Button | Wajib | Metode kalkulasi pemotongan harga yang diaplikasikan ke faktur tagihan pelanggan: pilih "Persentase (%)" untuk potongan proporsional dari subtotal faktur, atau pilih "Rupiah (Rp)" untuk potongan tunai bernilai tetap langsung. Tip: Gunakan Persentase (%) untuk promosi skala luas dengan nilai keranjang fleksibel, dan gunakan Rupiah (Rp) untuk voucher nominal tetap seperti voucher apresiasi atau cashback. |
| Persentase Diskon (%) | Angka Persentase (1 – 100%) | Kondisional | Besaran persentase pemotongan yang dihitung dari total subtotal faktur tagihan sebelum pajak (misalnya: 10%, 20%, atau 50%). Nilai maksimal persentase adalah 100% untuk promosi gratis penuh. (Wajib jika Tipe Diskon = Persentase (%)) Tip: Kolom ini muncul secara dinamis saat memilih Tipe Diskon Persentase. Selalu kombinasikan dengan kolom Maks. Diskon untuk menjaga keamanan anggaran promosi. |
| Maks. Diskon (IDR) | Nominal Rupiah (Rp) | Opsional | Batas plafon nominal potongan maksimal dalam rupiah yang dapat diterima pelanggan dalam satu transaksi (misalnya: Rp 200.000). Jika nilai diskon persentase menghasilkan angka pemotongan di atas angka plafon ini, sistem otomatis memangkas potongan setara nilai plafon maksimal ini. Tip: Sangat disarankan mengisi batas plafon ini untuk membatasi risiko pembengkakan potongan diskon pada transaksi korporat bernilai puluhan juta rupiah. |
| Nilai Diskon (Rp) | Nominal Rupiah (Rp) | Kondisional | Nominal pemotongan flat dalam satuan rupiah yang langsung mengurangi subtotal faktur tagihan pelanggan (misalnya: Rp 50.000 atau Rp 100.000). (Wajib jika Tipe Diskon = Rupiah (Rp)) Tip: Kolom ini tampil menggantikan persentase saat memilih Tipe Diskon Rupiah. Pastikan nilai diskon tidak melebihi rata-rata nilai minimal belanja tagihan. |
| Batas Kuota Penggunaan (Kuota Voucher) | Angka Positif / Centang Unlimited | Wajib | Jumlah kapasitas kuota maksimal berapa kali voucher ini dapat digunakan oleh seluruh pelanggan secara kumulatif di sistem. Jika kotak centang "Unlimited" dipilih, kuota pemakaian tidak memiliki batas maksimal. Tip: Masukkan batas angka tertentu jika kupon memiliki anggaran promosi terbatas (misalnya kuota 100 pengguna pertama). Centang "Unlimited" untuk promosi umum jangka panjang. |
| Batas Penggunaan Per Perusahaan (Kuota Per Pelanggan) | Angka Positif (Batas Klaim) | Opsional | Jumlah batas maksimal frekuensi klaim voucher untuk satu entitas akun perusahaan pelanggan yang sama. Berfungsi mencegah satu perusahaan memborong seluruh kuota promosi secara berulang kali. Tip: Ketik angka 1 jika voucher ini ditujukan khusus sebagai kupon selamat datang (welcome coupon) atau promo satu kali per akun pelanggan. |
| Periode Berlaku (Tanggal Mulai & Selesai) | Pemilih Tanggal (Date Picker) / Centang Selamanya | Wajib | Rentang jendela waktu kupon promosi sah untuk diklaim. "Tanggal Mulai Berlaku" menandai awal waktu kupon aktif, dan "Tanggal Selesai Berlaku" menandai batas kedaluwarsa kupon. Jika kotak "Centang jika voucher berlaku selamanya" dipilih, kupon tidak memiliki batas tanggal akhir. Tip: Untuk program promosi musiman bertarget (seperti Ramadhan, Hari Kemerdekaan, atau Akhir Tahun), tentukan tanggal selesai secara tegas agar voucher kedaluwarsa secara otomatis. |
| Terapkan Otomatis (Auto-Apply) | Switch Toggle (Aktif / Non-Aktif) | Wajib | Jika switch ini diaktifkan, sistem pembayaran akan secara otomatis menyematkan diskon voucher ini ke dalam keranjang checkout pelanggan begitu seluruh syarat aturan transaksi terpenuhi, tanpa mengharuskan pelanggan memasukkan kode kupon secara manual. Tip: Cocok untuk program diskon universal (misalnya: potongan tagihan otomatis untuk pembelian paket tahunan). Nonaktifkan jika promosi membutuhkan klaim eksklusif via kode. |
| Dapat Digabung (Stackable) | Switch Toggle (Aktif / Non-Aktif) | Wajib | Menentukan apakah voucher ini diizinkan untuk digabungkan penggunaannya dengan kupon promosi diskon lain dalam satu transaksi faktur yang sama. Tip: Disarankan menyetel Non-Aktif secara default guna melindungi margin profit perusahaan dan mencegah tumpukan diskon ganda yang tidak diinginkan. |
| Status Voucher | Switch Toggle (Aktif / Non-Aktif) | Wajib | Master switch pengontrol status operasional voucher di sistem. Jika switch dimatikan, voucher berstatus Non-Aktif dan seluruh upaya klaim dari pelanggan akan ditolak seketika. Tip: Gunakan tombol ini untuk menghentikan sementara atau mematikan kupon promosi secara mendadak tanpa perlu menghapus riwayat data voucher. |
5. Aturan Berlaku & Syarat
Fitur Aturan Berlaku (Voucher Rules) memungkinkan administrator menerapkan syarat kelayakan yang harus dipenuhi oleh transaksi faktur pelanggan agar voucher dapat disahkan. Konfigurasi ini dibuka melalui dropdown "Pilih Aturan" pada formulir pembuatan voucher untuk mengunci target belanja secara presisi.
Panduan Konfigurasi 5 Syarat Kelayakan Voucher
| Nama Kolom / Input | Tipe Data | Status | Panduan Pengisian & Ketentuan |
|---|---|---|---|
| Hanya Perusahaan Baru | Centang Boolean (Ya / Tidak) | Opsional | Validasi kepemilikan akun perdana pelanggan. Jika diaktifkan, voucher hanya dapat diklaim oleh perusahaan yang belum pernah memiliki riwayat transaksi langganan aktif sebelumnya pada platform Fingerspot. Tip: Sangat efektif untuk kampanye akuisisi pengguna baru (customer acquisition) tanpa risiko diklaim oleh pelanggan setia yang sedang memperpanjang masa aktif langganan. |
| Minimal Pembelian (Rp) | Nominal Rupiah (Rp) | Opsional | Batas ambang nominal subtotal belanja faktur minimum sebelum diskon diperhitungkan. Jika total nilai tagihan pelanggan kurang dari ambang batas ini, sistem akan menolak klaim voucher dengan pesan syarat belanja belum tercapai. Tip: Tentukan batas minimal belanja yang lebih besar dari nilai diskon flat guna memastikan transaksi tetap menghasilkan pendapatan bersih yang positif bagi perusahaan. |
| Minimal Durasi Langganan (Bulan) | Angka Bulat Positif (Jumlah Bulan) | Opsional | Syarat komitmen durasi langganan paket minimum yang harus dipilih pelanggan dalam faktur (misalnya: minimal langganan 6 bulan atau 12 bulan). Tip: Terapkan pada voucher diskon persentase bernilai besar (seperti 20% - 30%) untuk mendorong pelanggan mengunci komitmen langganan tahunan (annual contract). |
| Item yang Berlaku | Pencarian Multi-Select Item Katalog | Opsional | Membatasi berlakunya voucher agar hanya sah untuk item katalog tertentu dalam keranjang belanja pelanggan, baik paket layanan (plan), modul fitur (add-on), atau paket bundel lisensi spesifik. Tip: Kosongkan kolom ini jika voucher dirancang berlaku universal untuk seluruh varian item yang dipasarkan di sistem katalog Fingerspot. |
| Tipe Invoice | Pilihan Multi-Select Klasifikasi Faktur | Opsional | Membatasi penggunaan voucher berdasarkan jenis transaksi tagihan: Faktur Baru (pendaftaran perdana), Perpanjangan (siklus perpanjangan paket berjalan), atau Peningkatan Paket (migrasi tier layanan yang lebih tinggi). Tip: Pilih "Faktur Baru" untuk program promo sambutan, atau centang "Peningkatan Paket" untuk memberikan insentif pelanggan beralih ke paket tier yang lebih tinggi. |
Contoh Skenario Praktis Kombinasi Aturan Promosi
Berikut adalah pola konfigurasi aturan yang lazim diterapkan oleh tim pemasaran dan operasional:
Promo Selamat Datang (Welcome)
Akuisisi Baru
Mendorong organisasi yang belum pernah menggunakan Fingerspot untuk segera menyelesaikan transaksi langganan perdana mereka.
- Hanya Perusahaan Baru: Dicentang (Ya)
- Tipe Invoice: Faktur Baru
- Batas Per Perusahaan: 1 kali klaim
- Tipe Diskon: Persentase 20% (Maks. Rp 150.000)
Diskon Komitmen Tahunan
Retensi Panjang
Memberikan potongan harga istimewa bagi pelanggan yang bersedia mengikat kontrak berlangganan minimal satu tahun penuh.
- Minimal Durasi Langganan: 12 Bulan
- Minimal Pembelian: Rp 1.000.000
- Terapkan Otomatis: Aktif (Auto-apply)
- Tipe Diskon: Nominal Flat Rp 200.000
Insentif Peningkatan Paket
Upgrade Plan
Mendorong pelanggan paket Starter atau Standar untuk beralih ke paket layanan tingkat Enterprise dengan subsidi diskon.
- Tipe Invoice: Peningkatan Paket (Upgrade)
- Item yang Berlaku: Paket Plan Enterprise
- Dapat Digabung: Non-Aktif
- Tipe Diskon: Persentase 15% (Maks. Rp 300.000)
:::info Rekomendasi Operasional: Pengamanan Margin Keuntungan Promosi Guna menjaga kesehatan finansial perusahaan saat meluncurkan program promosi skala besar, ikuti pedoman operasional berikut:
- Selalu Tentukan Batas Plafon IDR: Jangan pernah mengaktifkan voucher persentase tanpa mengisi batas Maks. Diskon (IDR), terutama untuk promosi di atas 15%.
- Kunci Penggabungan (Stackable): Pertahankan switch Bisa digabung dengan voucher lain dalam keadaan Non-Aktif kecuali jika telah dirancang secara eksplisit dalam anggaran bundel promosi terpadu.
- Terapkan Batas Per Perusahaan: Tetapkan batas maksimal klaim per perusahaan (misal 1 atau 2 kali) agar kuota promosi dinikmati secara merata oleh banyak pelanggan, bukan dihabiskan oleh segelintir akun. :::