Konsep & Hierarki Pengaturan Jadwal
Sistem penjadwalan pada Fingerspot.io dirancang dengan arsitektur modular hierarkis yang sangat fleksibel. Setiap komponen dibangun secara bertahap mulai dari tingkat aturan dasar hingga kalender kerja harian karyawan.
🏗️ Diagram Hierarki Penjadwalan
📋 Penjelasan Tingkatan Konfigurasi
1. Aturan Presensi (Schedule Rules)
Aturan presensi mendefinisikan logika validasi terhadap log scan karyawan:
- Berapa menit toleransi keterlambatan (Grace Period) yang diperbolehkan sebelum dianggap telat.
- Berapa menit toleransi pulang cepat sebelum dianggap meninggalkan kantor lebih awal.
- Bagaimana jam scan dibulatkan (contoh: pembulatan ke 15 atau 30 menit terdekat).
- Kapan scan masuk dan scan pulang mulai diterima (Beginning / Ending Scan Thresholds).
2. Waktu Istirahat (Breaks)
Komponen istirahat mengatur jeda kerja di tengah shift:
- Waktu mulai dan selesai istirahat (contoh:
12:00 - 13:00). - Apakah istirahat wajib scan masuk-keluar atau otomatis dipotong dari durasi jam kerja.
3. Jam Kerja (Shifts)
Shift menggabungkan jam operasional dengan Aturan Presensi dan Waktu Istirahat. Fingerspot.io mendukung 3 model shift:
- Fixed Shift (Jam Kerja Tetap): Memiliki jam masuk dan jam pulang yang pasti (contoh:
08:00 - 17:00). - Flexible Shift (Jam Kerja Fleksibel): Karyawan bebas datang dalam rentang waktu tertentu dengan target total durasi jam kerja harian.
- Interval Shift (Jam Kerja Bergantian): Menghitung presensi berbasis durasi pasangan scan masuk-pulang (Check-In / Check-Out Interval).
4. Master Jadwal (Schedules)
Master Jadwal menyusun shift ke dalam siklus kerja berulang:
- Siklus Mingguan: Mengatur shift untuk hari Senin hingga Minggu (contoh: Senin-Jumat Shift Pagi, Sabtu Shift Pendek, Minggu Libur).
- Siklus Harian: Mengatur pola rotasi n-hari (contoh: 3 hari Shift Pagi, 3 hari Shift Malam, 1 hari Libur).
5. Jadwal Karyawan (Timesheet)
Tampilan matriks kalender presensi yang menghubungkan master jadwal ke masing-masing karyawan pada setiap tanggal dalam bulan bersangkutan.